Kontes Kecantikan untuk Sipir Penjara Digelar di Rusia

Kontes Kecantikan untuk Sipir Penjara Digelar di Rusia – Baru-baru ini, kontes kecantikan unik diadakan di Rusia, di mana para peserta adalah penjaga penjara. Acara tersebut juga menarik perhatian bukan hanya karena belum pernah diadakan sebelumnya, tetapi karena dianggap tidak pantas. Beberapa aktivis menuduh Miss Criminal System Contest 2021 menjadikan perempuan objektif.

Kontes Kecantikan untuk Sipir Penjara Digelar di Rusia

missinternational-okinawaKontes Sistem Penal Miss 2021 dikaitkan dengan pendaftaran wanita yang ingin menjadi “ratu” sipir. Dilansir Dailymail, kandidat yang ingin melamar dipersilakan mengirimkan video pendek sambil menari, menunjukkan pesona dan mempromosikan keindahan daerahnya masing-masing, bahkan seolah-olah menjadi objek museum.

Peserta juga diminta mengunggah dua foto model, yakni berseragam sipir penjara dan gaun malam. Dari foto dan video yang diunggah, mereka dinilai oleh para juri. Hal lain yang perlu dipertimbangkan ketika memilih pemenang adalah hasil survei pengguna Internet.

Baca Juga : Zara Rilis Koleksi Makeup Pertama, Harga Mulai Rp 100 Ribuan

Kontes kecantikan juga diprotes oleh para aktivis, salah satunya Nastya Krasilnikova. Dia mengatakan peristiwa itu menyedihkan karena mendorong orang untuk melihat pesaing hanya sebagai objek yang dikagumi secara tidak pantas.

“Kenapa objektifikasi tidak baik? Karena mengajarkan orang untuk memperlakukan perempuan sebagai objek daripada makhluk hidup. Objek yang bisa dikagumi bisa dijadikan objek nafsu, tapi sama sekali tidak menarik, miris dan pahit,” ujarnya. katanya, mengutip Dailymail.

Nah, peserta yang masuk bagian nanti akan diumumkan dan netizen bisa memilih siapa sutradara cantik favorit mereka. Salah satu favorit adalah Letnan Senior Anastasia Okolelova, yang mengaku mengenakan seragam dengan label nama di bahunya dan telah bekerja di penjara sejak kecil.

Baca Juga : Rekomendasi 7 Brand Tas Lokal Untuk Kerja Hingga Pesta

Adapun Kapten Ekaterina Vasilieva, yang sebenarnya ingin menjadi model, tetapi bersikeras mengikuti aturan keluarga untuk bekerja sebagai penjaga penjara generasi ketiga. Ia juga memiliki skill lain, yaitu sebagai seorang ksatria.

Adapun Letnan Diana Sat, yang hari ini sebagian memimpin pemungutan suara. Dia mengaku sebagai sipir penjara. setelah lulus dari perguruan tinggi, ia belajar hukum. Putaran final acara itu sendiri akan diadakan minggu ini di Moskow.